Design Pattern Of Back-end for Web Developer

Design Pattern of Back-end

for Web Developer 

source : https://sidtechtalks.in/wp-content/uploads/2021/04/backend.jpg

halo semuanaya, kembali lagi di blog aku. kemaren kita kan udah belajar apa aja sih yang harus dipelajari seorang back-end developer, nah, sekarang, kita akan belajar mengenai design pattern untuk seorang back-end tapi kali ini kita akan mendalami back-end bagian web developer.

sebelumnya, kalian udah tau belum apa sih design pattern itu?
sesuai namanya, design pattern adalah sebuah design atau pola yang udah dipatenkan atau bisa disebut juga template yang disempurnakan sehingga memudahkan seseorang untuk membuat suatu hal yang dalam hal ini adalah back-end programing. 

salah satu contoh design pattern yang mudah dan banyak digunakan adalah model MVC atau Model, View and Controller.  gunanya untuk mempermudah pengaksesan fornt-end dengan database. selain itu, dengan adanya MVC, keamanan dari sebuah sistem informasi berbentuk web akan lebih terjamin.

Lalu, MVC tuh cara kerjanya ngapain?

1. Model

Nah, pada Model ini, seorang Back-end akan mengelola database. jadi kode apapun yang berubungan dengan database nantinya akan dimasukkan ke dalam Model ini. Pada Model, Web kita dapat terhubung dengan database, sehingga kita dapat membuat tabel, menambah valuesnya, menghapus value bahkan menambah tabel serta menyertakan relasinya. Jadi, kalian nggak perlu masuk ke database langsung dan secara manual membuat tabelnya.

2. View

Yang selanjutnya ialah View. Dari namanya aja kalian pasti udah tau dong gunanya buat apa? yaps, tampilan. Jadi, pada view isinya adalah semua hal mengenai tampilan Web tersebut atau front-end baik html maupun css. Semua HTMl tadi akan dimasukkan pada folder yang mempunyai fungsi view. Tapi, view ini tidak dapat langsung berhubungan dengan databse. Loh, trus gimana dong caranya ngakses database? masak tombol doang isinya view? yaps, view isinya emang cuman tampilan dan nggak bisa langsung ngakses bahkan ngambil data dari database. Dia butuh yang namanya Controller untuk mengakses database. nah Controller tuh apa? simak penjelasan selanjutnya!

3. Controller

Seperti yang udah gue jelasin di atas, kalo View gak bisa berhubungan langsung dengan Model atau database. Dia butuh si Controller ini untuk menyambungkannya. Cara gampangnya gini, View bilang ke Controller butuh apa aja, nanti si Controller yang nyariin di database atau Model, gitu!!! lebih gampangnya lagi si Controller nih makcombangnya, soalnya si View malu kalo langsung bilang ke Model. wkwkwkwkwk

Jadi, gitu yak penjelasan Design Pattern MVC. Btw, masih banyak design pattern lain dan semuanya memiliki model yang hampir sama seperti ini. Next, jelasin apalagi yak??? see you!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membuat Web Sederhana dengan HTML dan CSS dengan VScode

Membuat API dengan Strapi + Xampp/MySql server